Bandung, Oktober 2025 — Mahasiswa Program Studi Perdagangan Internasional Universitas Widyatama kembali menunjukkan kualitas dan kompetensinya dalam praktik nyata dunia perdagangan global. Tahun ini, delapan mahasiswa angkatan 2023 dan 2024 dipercaya menjadi Marketing Representative bagi sejumlah UMKM binaan yang berpartisipasi dalam ajang bergengsi Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Adapun mahasiswa yang terlibat yaitu: Karel Dion Nugraha (232311011); Ridho Khautama (232311033); Selina (232311008); Azzahra Putri Firmansyah (232311026); Afifah Nazwa Nazila (242311049); Nazwa Putri Azizah Farassazahra (232311013); Davina Rizka Jolie Farasyah (232311007); Yasmin Firdaus Fauziah (232311018)
Para mahasiswa ini akan mendampingi dan menjadi tim pemasaran internasional bagi mitra UMKM yang telah menjalin kerja sama dengan Program Studi Perdagangan Internasional Universitas Widyatama. Mitra tersebut antara lain:
- CV Be’Chips Indonesia – produsen camilan ekspor berbasis bahan pertanian dan perikanan yang telah menembus pasar Taiwan, Jepang, Belanda, hingga Kanada
- PT Tani Pangandaran Maju Sarerea (TPMS) – eksportir biji kopi Robusta dan Arabika ke pasar Jepang, Turki, dan Jerman
- PT Daun Rempah Nusantara – pemasok dan eksportir rempah, vanila, kapulaga, dan kopi dari berbagai daerah di Indonesia
- CV Karya Winazar – produsen peralatan dapur kayu berorientasi ekspor yang telah memenuhi standar SVLK dan ISO 9001:2015 serta aktif mengikuti pameran internasional seperti TEI dan SEMESCO
Kegiatan pendampingan ini menjadi bagian dari program kampus berdampak yang diimplementasikan Prodi Perdagangan Internasional. Melalui peran sebagai marketing representative, mahasiswa terlibat langsung dalam proses pemasaran internasional, negosiasi bisnis, pengembangan pasar ekspor, serta promosi produk Indonesia di kancah global.
Menurut dosen pendamping, keterlibatan mahasiswa dalam TEI 2025 bukan sekadar kegiatan magang atau observasi, melainkan praktik langsung dalam memperluas jejaring bisnis internasional. “Mereka berinteraksi dengan pembeli luar negeri, membantu menyiapkan materi promosi, dan memahami cara kerja transaksi ekspor yang sesungguhnya,” ungkap salah satu dosen pembimbing.
Dari sisi pembelajaran, kegiatan ini memberikan manfaat strategis bagi mahasiswa, antara lain: Memperoleh pengalaman langsung dalam pemasaran internasional dan ekspor produk UMKM, Mengasah kemampuan komunikasi bisnis lintas budaya dan negosiasi global, Memahami secara praktis mekanisme trade fair, branding, dan strategi penetrasi pasar luar negeri, Menjalin relasi profesional dengan pelaku industri dan buyer internasional.
Ajang Trade Expo Indonesia 2025 sendiri merupakan pameran ekspor terbesar di Indonesia yang menampilkan ribuan produk unggulan nasional dan mempertemukan pelaku bisnis dari seluruh dunia. (Sumber: https://www.tradexpoindonesia.com)
Keterlibatan mahasiswa Universitas Widyatama dalam ajang ini membuktikan bahwa kompetensi lulusan Perdagangan Internasional tidak hanya terbentuk dari teori, tetapi juga dari kemampuan beradaptasi dan berperan aktif dalam ekosistem perdagangan global bahkan sebelum mereka lulus.
“Kami tidak hanya belajar bagaimana berdagang internasional, tapi kami benar-benar menjalankannya,” ujar salah satu mahasiswa peserta dengan penuh semangat.



